Tuesday, June 23, 2009
Bintang Kecilku....
Cahayanya memancar dalam kegelapan dan keheningan..
Namun pagi ini....dia sendiri...
Bulan sabit yang kutemui menemaninya kemarin lusa
kini tengah pergi..
Hey!! Tampakkah olehmu ada setitik bintang yang nyaris tak terlihat
terdiam di samping sang bintang pagi??
Cahayanya redup....bahkan hampir hilang tertelan cahaya sang bintang pagi..
Mengapa kau muram hai bintang kecil?
Adakah kau merasa kehilangan sang bulan??
Atau kau merasa kecil??
Sang bintang pagi bersnar terang...
Menanti akan kembalinya sang bulan
Dan bintang kecil itu......
ah..aku masih mengagumimu sayang
meski kau tak seterang sang bintang pagi...
Bulan itu akan kembali...
dia tampak indah & serasi bersanding dengan sang bintang pagi
Dan kamu....
Kamu akan selalu kucari dalam setiap hening pagiku...
Kulafalkan dalam setiap doa pagiku...
Kunamai kau: Bintang Kecilku...
Saturday, June 20, 2009
Pada suatu pagi...
Tak ada bunyi menemani sunyi
Belalang di luar masih bersembunyi
Binatang2 masih tertidur dalam sarang
Aku sendiri...dalam dingin pagi sepi.....
Kuambil air penyucian
Di luar bulan sabit & bintang pagi bersinar terang
Berdua bersanding dalam belantara langit yang kelam
Sungguh indah perpaduan yang IA ciptakan...
Aku mengarahkan hatiku kepadaMU
Ya TUHAN, jikalau mungkin, biarlah cawan ini lalu daripadaku
Tetapi bukan menurut kehendakku
Melainkan kehendakMUlah yang jadi...
KAU bukakan padaku sebuah perjalanan
Saat dua pasang kaki berjalan beriringan
Melewati waktu-waktu dalam kehidupan
Tapi TUHAN,mengapa di saat masa sulitku,
hanya sepasang kaki saja yang kulihat?
Ke manakah sepasang kaki lagi?
Mengapa dibiarkan aku sendiri??
Aku meronta..kecewa..
"AnakKU,
dua pasang kaki yang berjalan beriringan itu
adalah kakiKU dan kakimu
dan ketika masa sulitmu, kaulihat hanya sepasang kaki
itu adalah sepasang kakiKU
karna di saat masa sulitmu, AKU menggendong kamu"
Aku tergugu...malu....
Dalam dingin pagi sepi ENGKAU menemukanku...
Di kejauhan kudengar bersahutan suara memanggil umatMU..
Aku bersyukur..
BersamaMU kusambut embun pagiku....
.:tt:.
200609
04.45
Monday, June 15, 2009
Puji Tuhan...Alhamdulillah...

Minggu pagi dapat kabar dari teman: "tt, ponakan kita udah lahir, cwo, aku lagi di kamar bersalin ni". Respon pertama adalah haru n menitikkan airmata. ^Ah, dasar cengeng.^ Lalu membayangkan sahabatku yang bermuka cute, kadang2 childist itu, punya baby... Pasti baby-nya cute kaya bundanya n ganteng kaya ayahnya.... Aku tersenyum lagi....
Ya Tuhan...ajaib betul karyaMU...
Pagi ini kulihat foto si baby itu udah nongol di blog ayahnya.... Subhanallah... Maha Besar TUHANKU... Si kecil lucu sekali.... SEMPURNA....
Aku haru...sungguh... Nggak tau kenapa, rasanya si bunda udah jadi bagian dari perjalanan hidupku... Waktu bersama-sama 'muda', lalu saat pernikahannya menjadi sesuatu yang membahagiakan buatku, lalu hamil...Oh GOD...dan sekarang....dia udah punya baby..... TUHAN menjadikan segalanya indah... Syukur padaMU ya Allah...
Bunda, selamat ya buat kelahiran putra pertamanya... Semoga menjadi anak sholeh... Menjadi cahaya bagi keluarga... Menjadi kebahagiaan bagi dunia....
Pengin cium kening Bunda dan bilang: "Bun, kamu luar biasa.... "
Thursday, April 30, 2009
enggan beranjak....
Tiba-tiba terkejut saat melihat-lihat list teman-teman yang berulang tahun di facebook. Dari bulan januari, februari, maret,....dan seterusnya lalu sampai bulan oktober. Ada nama saya pada tanggal ulang tahun saya. Juga usia saya. Deg....... Melihat angka yang tertulis di sana jantungku sontak bergolak. Dan otakku kontan menolak.... Arrgggghhh tidaaaaaaakkkkk......
Dalam benakku tahun ini adalah seperempat abadku. Dalam hatiku tahun ini adalah ultah ke-25 ku. Dalam perasaanku tahun ini aku masih ada dalam zona 'anak muda'. But...arrrggghhh.... Ternyata aku lupa kalau itu semua sudah kualami setahun yang lalu. Aku lupa kalau aku pernah merayakan ultah ke 25 ku. Aku lupa....
Lupa??!! Bener kamu lupa Tik? Kamu bukan lupa. Tapi kamu tidak mau beranjak! Ya, aku masih ingin di sini. Aku masih belum ingin berlalu dari 25ku. Aku selalu merasa 25 adalah batas. Setelah 25 rasanya umur akan berjalan begitu cepat, hingga tiba-tiba mencapai 30. Duh...aku belum menghasilkan apa-apa. Dan bukan itu mungkin yang terkrusial: aku belum cukup dewasa untuk menyandang usia 26. Aku masih kanak-kanak. Masih manja dengan segala sifat kemanjaannya. Aku masih keciiiiiiiiillllll...(kata seseorang yang dulu pernah dekat denganku). Sangat tidak sesuai umur dengan tingkat kedewasaanku.
Huhuhuhu....kenapa tahun ini aku sudah harus meninggalkan 25ku??? Aku belum ingin. Aku masih ingin tetap 25. Aku belum cukup untuk menjadi 26. Berhenti.....berhenti........tolong waktu berhenti..........
Sunday, April 19, 2009
mengejar matahari....
Cerita tentang anak manusia
Menantang hidup bersama
Mencoba menggali makna cinta
Tetes air mata
Mengalir di sela derai tawa
Selamanya kita
Tak akan berhenti mengejar
.......matahari..........
Tajamnya pisau takkan sanggup
Koyakkan cinta antara kita
Menembus ruang dan waktu
Menyatu di dalam jiwaku
Friday, April 10, 2009
Hard...n hurt...
Yah,memang berat rasanya..
Tapi kadang kita memang harus mengalahkan ego, kepentingan, kebahagiaan, juga mengalahkan perasaan diri sendiri demi kebahagiaan orang yang kita sayangi..
Melupakan kenangan2 yang telah lalu demi mengawali sesuatu yg baru,yg insyaAllah memberi kebahagiaan buat kita semua..
Aku hanya terdiam mendengar semua yg kau utarakan. Keinginanmu. Kemauanmu. Kehendakmu. Ketakutanmu. Kekhawatiranmu.
Semua lebur dalam satu kesimpulan. Manusia membutuhkan penolong...
Aku pun mengendapkan semuanya.. Menyerah.. Demi kebahagiaan kita semua...
Aku ikhlas..
Tuesday, April 7, 2009
bersabar...
batas antara bisa dengan tidak adalah saat kamu mengatakan: “aku tidak bisa”
batas antara sabar dengan tidak adalah saat kamu mengatakan: “kesabaranku ada batasnya”
tidak ada orang yang gagal…yang ada adalah orang yang berhenti saat belum berhasil….
jadi….
aku terus berjuang….bersabar…..sampai berjumpa keberhasilan…..
keberhasilan dalam mengerjakan ujian kesabaranku….hari ini…